| ||||
SEBAGAI pemain terbaik dunia, Lionel Messi mampu menujukkan kelasnya. Kocekannya tidak hanya mampu menaklukkan lawannya, juga menyihir puluhan juta pecinta bola yang menonton laga final Champion musim 2010/11 di Stadion Wembley antara Barcelona versus Manchester United.
Di laga itu, Messi berhasil membuka pintu kemenangan dengan golnya di menit 54 sehingga skor menjadi 2-1, lalu dikokohnya gol David Villa hingga laga berakhir 3-1. Di laga itu, pemain Timnas Argentina yang pernah diasuh Diego Maradona ini pun pantas menyandang Man of the Match skor 3-1.
Messi menegaskan pertandingan di Wembley itu adalah sebuah kenangan manis. Bintang Barca itu juga menegaskan bahwa timnya akan terus berusaha terus meraih kemenangan dan menjadi juara di masa yang akan datang. "Pertandingan ini akan dikenang. Apa yang dilakukan tim ini sangat hebat dan kami masih belum sadar dengan apa yang kami raih. Kami ingin terus mempertahankan kemenangan," ungkap Messi pada Europa Press.
"Sekarang kami akan lihat bagaimana kami merayakannya. Tim ini adalah sebuah tim pemenang, kami tahu itu. Sekarang kami hanya harus memikirkan perayaan pada hari Minggu, dan kemudian kami akan memikirkan mengenai musim depan," lanjutnya.
Bersama Barcelona, Messi tiga kali marasakan merengkuh juara Liga Champion,--terakhir ini merupakan yang kedua di bawah asuhan pelatih Pep Guardiola. Dia juga menyamai rekor 12 gol semusim dalam ajang Liga Champions yang selama ini dipegang legenda MU, Ruud van Nistelrooy. Van Nistelrooy mencetak jumlah gol yang sama untuk Manchester United dalam Liga Champions di musim 2002-2003. Dia pun kini menjadi pemain ketiga setelah Gerd Muller (Bayern Munich) dan Jean-Pierre Papin (Marseille) untuk urusan topskor Liga Champions selama tiga musim berturut-turut.
Messi memang tampil dahsyat saat Barcelona di laga final, Minggu (29/5) dini hari tadi. Pelatih Barca Pep Guardiola pun tak segan-segan menggelontorkan pujian. "Ia adalah pemain terbaik yang pernah saya lihat dan mungkin juga pemain terhebat yang akan saya lihat. Saya pikir tim ini tidak akan membuat lompatan kualitatif yang sudah kita saksikan dalam beberapa tahun tanpa dirinya," puji Guardiola di AFP. "Messi itu unik, satu-satunya. Saya hanya berharap ia tidak lekas puas dan bisa terus bermain sebagaimana yang sudah ia perlihatkan sejauh ini," harapnya.
Ciamiknya permainan Messi ini juga mendapat apresiasi dari Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson. Bahkan dia mengakui timnya dikalahkan Barca karena anak asuhannya tak mampu membendung aksi-aksi bintang mungil tersebut. "Kami tak pernah benar-benar menjaga pergerakan Messi, meski banyak orang sudah memperingatkan sebelumnya," ujarnya. “Saat saya berbicara dengan Wayne Rooney di pinggir lapangan, saya berharap kami bisa tampil lebih bagus di babak kedua. Tapi, hal itu gagal dilakukan," tambah Sir Alex. Spantasnya memang Messi still The best. ins
No comments:
Post a Comment