Showing posts with label Bola Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Bola Indonesia. Show all posts

Monday, June 13, 2011

Jelang Arema vs Persisam 15 Juni 2011, Arema Targetkan Hujan Gol ke Jala Persisam

Jelang Arema vs Persisam 15 Juni 2011, Arema Targetkan Hujan Gol ke Jala Persisam. Menghadapi Persisam Samarinda dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu 15 Juni 2011 mendatang, Arema Indonesia menargetkan jumlah gol sebanyak-banyaknya. Ini ditargetkan untuk menggeser posisi Persija Jakarta yang saat ini menempati posisi Runner Up ISL.

"Saya optimis anak-anak akan main maksimal di dua laga sisa ini, yakni melawan Persisam dan Bontang FC pada Minggu 19 Juni 2011 mendatang, tujuannya agar Arema bisa mengakhiri kompetisi ISL di urutan kedua," kata Pelatih Arema Indonesia Miroslav Janu, Senin 13 Juni 2011.

Janu mengatakan, Persisam bukanlah lawan yang mudah. Sebab tim tersebut dalam kondisi baik setelah berhasil mengalahkan tamunya Persiwa Wamena beberapa hari lalu dengan skor 5-2.

Oleh karena itu, untuk memenangkan pertandingan dengan jumlah gol banyak, perlu konsentrasi penuh. "Merebut posisi Runner Up tidaklah mudah, sebab kita masih bergantung pada tim lain," katanya.

Sementara itu, Persija Jakarta sebagai pesaing terdekat Arema sudah mendulang 49 poin. Sedangkan Arema baru mengemas 46 poin. Namun, Arema masih menyisakan dua kali pertandingan dan Persija hanya satu pertandingan yakni menjamu PSPS Pekanbaru.
Selain Arema dan Persija, posisi Runner Up ISL juga diperebutkan Semen Padang dan Sriwijaya FC.

Wednesday, June 8, 2011

Juara ISL 2011 Persipura Pemenang Liga Super Indonesia 2011 (Indonesian Super League)

VIDEO JUARA LIGA SUPER INDONESIA 2011 ISL Youtube Juara ISL 2011 Persipura Pemenang Liga Super Indonesia 2011 (Indonesian Super League). Persipura Jayapura akhirnya memastikan diri menjadi kampiun alias juara Indonesia Super League (ISL) 2011 musim ini. Tim Mutiara Hitam melakukannya usai meraih kemenangan 2-1 di kandang Persisam Putra Samarinda.

Bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (8/6/2011), tim tuan rumah unggul lebih dulu pada menit ke-22. Memanfaatkan umpan silang yang dilepaskan rekannya, Fandy Mochtar menyontek bola tanpa bisa dihadang oleh kiper Persipura, Ferdiansyah.

Persipura menyamakan kedudukan 12 menit kemudian. Tendangan bebas Ortizan Solossa melaju deras ke gawang Persisam dan membuat Wawan Hendrawan mati kutu.

Persisam berpeluang unggul lagi pada menit ke-38. Namun, tendangan bebas yang dilepaskan Ronald Fagundez hanya menghantam mistar. Babak pertama ditutup dengan skor sama kuat 1-1.

Pada babak kedua, tim tamu meningkatkan intensitas serangannya. Sepakan keras Boaz Solossa pada menit ke-63 belum menghasilkan gol karena hanya mengenai tiang gawang.

Tujuh menit kemudian, gol kedua Persipura lahir. Boaz melakukan penetrasi ke kotak penalti dan melepaskan sepakan keras yang masih bisa ditepis Wawan. Namun, bola liar mengarah ke Titus Bonay. Tanpa kesulitan, Tibo melesakkan bola ke dalam gawang.

Hingga laga berakhir, tak ada gol yang tercipta. Skor 2-1 untuk kemenangan Persipura.

Dengan tambahan tiga poin ini, pasukan Jacksen F. Tiago mengoleksi 55 poin dari 25 laga dan unggul 10 poin atas Persija Jakarta. Dengan sisa tiga pertandingan, mereka tak akan terkejar lagi oleh Persija dan dipastikan menjadi juara ISL 2011 Indonesia Super League. Posisi Persisam tak berubah. Mereka tetap di peringkat keenam dengan 39 poin.

Ini adalah titel ketiga Persipura di kancah Liga Indonesia dan yang kedua di ajang ISL. Sebelumnya, mereka juga jadi juara pada tahun 2005 dan 2009. detik.com

Juara ISL 2011
, Persipura Juara ISL 2011, Pemenang Liga Super Indonesia 2011, Indonesian Super League, Video Persipura Juara Liga Super, Youtube ISL 2011, Klasemen Liga Super Indonesia ISL 2011, Jayapura, Skor Bola ISL, Hasil Akhir Liga Super, Jumlah Gelar Persipura

Friday, May 27, 2011

PSMS MEDAN DIBUBARKAN.

Berita mengejutkan datang dari klub berjuluk Ayam Kinantan ini. PSMS, yang berdiri sejak 1950, terhitung mulai Rabu, 25 Mei 2011, pukul 20.00 WIB, akan bubar. Manajemen PSMS membubarkan seluruh ofisial klub dan seluruh pemain.

Sebelum putusan disampaikan secara resmi, terlihat seluruh ofisial klub beserta seluruh pemain mengadakan pertemuan tertutup. Berdasar pengamatan Tempo, pertemuan tadi malam itu dipimpin Manajer PSMS, Idris dan juga Sekretaris Umum PSMS. Hadir seluruh pemain inti dan pemain cadangan yang dipanggil dari kamar asrama mereka di lantai dua, di antaranya Gaston Castano. Pertemuan yang memakan waktu sekitar 40 menit itu berlangsung hening.

“Sejak pukul 20.00 WIB, kami menyatakan manajer, pelatih dan seluruh pemain PSMS, dibubarkan. Soal bayaran pemain tidak ada penunggakkan,” kata Idris didampingi pelatih PSMS, Suharto Hadi. Dengan putusan itu, beberapa pemain mulai meninggalkan markas PSMS. Gaston Castano langsung menaiki mobil Avanza dan pergi meninggalkan markas.

Keputusan itu, kata Idris, diambil guna memperbaiki PSMS pada musim berikutnya. Di bulan Juli atau Agustus mendatang, Idris melanjutkan, pengurus PSMS yang diketuai Dzulmi Eldi --Wakil Wali Kota Medan-- akan membentuk ofisial baru untuk klub serta perekrutan pemain baru. “Kepada kawan-kawan yang punya rekomendasi pemain sepak bola asal Sumut, bisa rekomendasikan kepada kami,” sebut Idris.

Soal dana, Idris mengaku, selama mengikuti kompetisi 2010-2011 di Divisi Utama, klub tersebut cukup kewalahan dalam mentalangi anggaran. “Jujur saja, PSMS hanya mendapatkan Rp 7 miliar dari APBD. Selama musim ini kami membutuhkan Rp 11 miliar, Rp 4 miliar dicari pengurus dari berbagai sponsor,” katanya.

Musim mendatang, Idris berharap adanya sponsor yang akan menalangi dana operasional PSMS nanti. Hal itu, diakui Idris, lantaran PSMS tidak lagi disokong oleh APBD Kota Medan. “Dan kalau bisa, PSSI membagi zona pertandingan (berdasarkan) wilayah, ini agar lebih hemat biaya,” ujar Idris.


Soal pendapatan karcis, tiap PSMS berlaga di kandang, Stadion Teladan, tidak dapat diharapkan. “Kalau lawannya bagus, penjualan tiket bisa mencapai Rp 100 juta, tapi masuk ke PSMS hanya separuhnya. Sisanya dibagi ke petugas,” kata Idrus. [tempointeraktif.com]

Monday, May 23, 2011

Sejarah Manis Sepakbola Indonesia, Klub Lokal Mengalahkan Arsenal 2-0

Sejarah Manis Sepakbola Indonesia, Klub Lokal Mengalahkan Arsenal 2-0 - Dulu, tim nasional PSSI sering kebanjiran tamu hebat. Mulai dari Dinamo Moskow dengan Vladimir Bubukin-nya, Santos dengan Pele-nya, tim nasional Uruguay, PSV Eindhoven atau Feyenoord. Dua klub Inggris Stoke City dan Queen’s Park Rangers, Brno (Ceko), Kristiansand (Norwegia), Ebsbjerg (Denmark) juga pernah datang.

Ketika di bulan Juni 1983, Arsenal melawat ke Indonesia. Reputasi klub elite London kala itu belum senyaring sekarang. Di Inggris saat itu adalah eranya Liverpool, Nottingham Forest atau Aston Villa, yang salah satu bintangnya kini menjadi pelatih nasional Indonesia.

Siapa lagi kalau bukan Peter Withe. Gol tunggalnya ke gawang Bayern Muenchen mengantarkan klub asal Birmingham meraih trofi Piala Champion 1981/82.

The Gunners, datang dengan diperkuat kiper legendaris Pat Jennings, dua pemain nasional Inggris Kenny Sansom, dan Graham Rix serta si legenda hidup David O’Leary, datang ke negeri khatulistiwa dengan tujuan utama berlibur ke Bali.

Mereka menang 3-0 atas PSMS Plus di Medan, 5-0 atas PSSI Selection di Senayan, namun yang terjadi kemudian, tepatnya pada 17 Juni 1983 saat lawan juara Galatama, Niac Mitra di Surabaya, sungguh membelalakkan mata. Arsenal kalah 0-2! Ini jauh lebih hebat dari Marzuki Nyak Mad cs. saat menahan PSV dengan Eric Gerets dan Ruud Gullit-nya 3-3 di Senayan.

Menurut Kompas waktu itu, banyak yang mencibir kekalahan Arsenal sengaja dibuat. Salah satunya lantaran mainnya jam 2 siang! Atau diusirnya Alan Sunderland oleh wasit Ruslan Hatta. Publik Stadion 10 Nopember menyebut dua pemain Singapura, kiper David Lee dan Fandi Ahmad, sebagai pahlawan kota pahlawan.

Fandi, yang usai membela Niac Mitra ditransfer ke Groningen, membuat gol di menit 37, sebelum ditutup Joko Malis di menit 85. Jangan kan Persija yang kalah dari Persebaya di partai pamungkas Liga Indonesia belum lama ini, Inggris saja selalu menderita di Surabaya. November 1945, komandan perang Brigjen Mallaby tewas terbunuh oleh para pejuang dalam “Battle of Soerabaia”. Lalu Juni 1983 giliran Arsenal yang dibekap Niac Mitra.

Kalau begitu ada baiknya, PSSI menetapkan saja Stadion 10 Nopember sebagai “Wembley-nya” tim nasional untuk partai internasional.

Data dan fakta :
Niac Mitra VS Arsenal (2:0)
tanggal : 16 Juni 1983
Stadion 10 November, Surabaya
pencetak gol: Fandi Ahmad 37, Joko Malis 85

Susunan Pemain:
Niac Mitra : David Lee, Budi Aswin, Wayan Diana, Tommy Latuperissa, Yudi Suryata, Rudy Kelces, Rae Bawa/Yusul Male, Joko Malis, Hamid Asnan/Syamsul Arifin, Fandi Ahmad, Dullah Rahim/Yance Lilipaly

Arsenal : Pat Jennings, Colin Hill/Stewart Robson, David O’Leary, Chris Whyte/Lee Chapman, Kenny Samson, Brian Talbot, Alan Sunderland, Paul Davis, Brian McDermott, Raphael Meade/Terry Lee, Graham Rix

Berikut foto-fotonya








sumber

Friday, May 6, 2011

Timnas U-23 akan Jalani 12 Kali Pertandingan Uji Coba

Timnas U-23 akan Jalani 12 Kali Pertandingan Uji CobaPelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan akan mengagendakan sebanyak 12 kali partai uji coba untuk timnas muda Indonesia ini jelang tampil di SEA Games 2011.
"Kami akan memperbanyak pertandingan internasional, yakni 12 kali pertandingan untuk memberikan pengalaman bagi pemain dan meningkatkan pemahaman antara pemain," kata Rahmad kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, pengalaman bertandingan internasional ini sangat penting bagi pemain, mengingat sebagian besar belum banyak yang memiliki pengalaman bertanding tersebut. "Untuk lawannya tentunya lawan yang 'high level'," ucapnya.
Menurut Rahmad, pemain akan kembali ke klub hingga akhir liga musim ini. Mereka akan kembali masuk pelatnas tahap kedua mulai 24 Juni 2011. Pemain timnas U-23 ini akan turun pada kejuaran Piala AFF di Palembang, Sumsel, pada 16-24 Juli.
Berikut nama pemain yang dipanggil di antaranya adalah Kurnia Mega (kiper), Rifky Mokodompit (kiper), Andritany Ardhiyasa (kiper), Diego Michiles, Heery Susilo, Irfan Raditya, Gunawan Dwi Cahyo, Abdul Rahman, Ruben Wuarbanaran, Fauzan Djamal, Hasyim Kipauw, Nanak Ngurah Wahyu.
Stevie Bonsapia, Zulham Zamrun, Hendro Siswanto, Egi Melgiansyah, Mahardiga Lasut, Ferdinand Sinaga, Dendi Santoso, Stefano Lilipaly, Joko Sasongko, Ramdan Lestaluhu, Jajang Mulyana, Yongky Aribowo, Rishadi Fauzi, Joey Suk, Titus Bonai, Oktovianus Maniani dan Lucas mandowan.
Sedangkan pemain dari LPI adalah Kim Jeffery Kurniawan, Andik Vermansyah, Syamsul Arif, Irfan Bachdim, Ardian, Hendra Wijaya, Yoseph Ostanika, Andrid Wibawa, Sansan Fauziah, Wirya Kumandra, Fathul Adha, Ngurah Komang, Egi Hermawan, Syafrudin Tahar, Yance Yowey, Yunet HW dan Rahmad Hidayat.

sumber;http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/liga-indonesia/11/05/06/lkr8mi-timnas-u23-akan-jalani-12-kali-pertandingan-uji-coba