Showing posts with label sejarah. Show all posts
Showing posts with label sejarah. Show all posts

Friday, June 10, 2011

Sejarah Apple, Inc. Yang Sensasional

110

Apple Computer (sekarang dikenal sebagai Apple, Inc) adalah kekuatan utama dalam revolusi Personal Computer (PC) yang berlangsung di tahun 1970-an dan’80s. Dan bahkan revolusi itu terus menerus berlangsung hingga kini berkat inovasi yang terus-menerus dilakukan oleh pihak pengembang Apple. Namun tahukah Anda, Apple pernah mengalami kebangkrutan, atau hal hal lain sepanjang karir gemilang Apple inc. ? Simak penelusuran kami berikut ini.

Steve Jobs Dengan Macbook Air –Nya

Sebelum Steve Wozniak bersama Steve Jobs mendirikan Apple, Steve Wozniak adalah seorang hacker. Kepandaian Steve Wozniak ini memang terlihat sejak dia masih kecil yang sangat gemar mengutak atik aljabar dan algoritma matematika. Kemampuan Steve Wozniak ini tentunya sangat berarti dalam mendongkrak hidupnya karena baik Steve Wozniak maupun Steve Jobs semasa SMA-nya tergolong orang orang dengan ekonomi menengah ke bawah.

The Altair 8800 computer kit (January 1975)

Pada tahun 1975, Steve Wozniak bekerja di Hewlett-Packard dan membantu teman-Nya Steve Jobs mendesain video game untuk Atari. Dari keuntungan yang diperoleh, mereka menggunakannya untuk membeli sebuah computer yang sangat sederhana, salah satu produk dari Call Computer pimpinan Alex Kamradt untuk dipelajari mekanismenya. Setelah melihat wacana mengenai membangun terminal computer sendiri pada suatu majalah berjudul Popular Electronics terbitan tahun 1975, double steve tersebut merakit sendiri komputer dengan spare part yang ada. Computer Conversor yang dirakit tersebut terdiri dari 24 baris dan 40 kolom, hanya menggunakan huruf capital, menggunakan monitor berupa video teletype dan dapat terhubung dengan Call Computer. Alex Kamradt menanggapi positif hal ini dan bekerja sama dengan Steve Wozniak untuk menjual produk jadinya melalui firma dagang yang dimiliki Kamradt.

Altair 8800 Computer dengan floppy disk berukuran 8 inch

Pada tahun 1975, Wozniak mulai menghadiri pertemuan di Homebrew Computer Club. Pada pertemuan tersebut Microcomputers baru seperti Altair 8800 dan IMSAI menginspirasinya untuk menggunakan mikroprosesor ke dalam video teletype dan lengkaplah computer yang ia rancang.

Pada saat itu hanya tersedia microcomputer CPU Intel 8080 senilai US $ 179 dan Motorola 6800 yang dibandrol US $ 170. Saat itu Wozniak berniat bekerja sama dengan Motorola, namun saat itu masih belum menemukan kata sepakat karena range harga yang diminta baik Intel maupun Motorola saat itu jauh dari range budget mereka. Namun Wozniak tak menyerah. Ia melihat, mempelajari dan mendesain skema computer pada kertas. Dalam benaknya, membuat CPU hanyalah tinggal menunggu hari saja.

Ketika MOS Technology 6502 chip (sekarang baterai CMOS) dirilis dengan kisaran harga US $ 20 pada tahun 1976, Wozniak membuat program yang sesuai untuk chip tersebut dengan bahasa BASIC dan mulai mendesain computer yang mampu menjalankannya. MOS 6502 didesain oleh orang yang sama dengan orang yang membuat Motorola 6800, karena banyak pekerja di Silicon Valley yang mendirikan atau membuat usaha sendiri sebagai sampingan.Wozniak melakukan sedikit perubahan kecil agar chip baru tersebut dapat berjalan dengan baik. Wozniak menyempurnakan penemuaanya dan membawanya ke pertemuan Homebrew Computer Club sebagai show off.

Pada pertemuan tersebut, Wozniak bertemu teman lamanya Steven Jobs yang sama-sama tertarik terhadap potensi komersial dari hobi computer tersebut.Setelah itu Jobs melakukan pendekatan dengan toko computer local, The Byte Shop yang pada akhirnya setuju untuk menjual produk Jobs. Namun dengan catatan, komputer yang dibuat harus dirakit dengan baik menjadi satu kesatuan utuh (assembled). Pemiliknya, Paul Terrell, menyampaikan bahwa ia akan memesan 50 mesin computer dan membayar US $ 500 pada setiap pengiriman. Jobs mengamini tawaran tersebut dan menghubungi Cramer Electronics, distributor peralatan elektronik skala nasional sebagai media partnernya. Inilah awal dirancangnya Apple I yang menjadi pondasi perkembangan produk-produk Apple

Logo Apple Computer pertama kali, dibuat oleh Ronald Wayne

Logo Apple ketika tahun 1976 dibuat oleh Rob Janoff dengan tema warna pelangi yang digunakan hingga 1998
APPLE I

APPLE I

The Apple I, juga dikenal sebagai Apple-1, merupakan awal komputer pribadi dan dibilang sebagai biangnya atau nenek moyangnya dari semua komputer APPLE pada masa selanjutnya. Komputer ini dirancang dan dibangun secara hand made oleh Steve Wozniak dan Steve Jobs-lah yang mempunyai ide penjualan komputer. Produk Apple pertama ini pertama kali ditunjukkan ke publik pada April 1976 di Homebrew Computer Club di Palo Alto, California dan mulai dijual pada Juli 1976 dengan harga $ 666.66.
APPLE II

APPLE II

Berbeda halnya dengan Apple I yang masih menggunakan kayu sebagai casingnya, Apple II telah melakukan up grade berbeda dengan menggunakan casing dari bahan metal. Apple II diluncurkan pada April 1977, dan ditujukan untuk kebutuhan personal. Apple II ini telah mendukung Graphic, Bahasa BASIC, Visical (dengan Excel sebagai jendelanya), dan dilengkapi dengan game Oregon Trail. Apple II ini juga dilengkapi dengan twin floppy disk drive dan monitor. Apple II juga memiliki fitur yang terintegrasi keyboard, suara, plastik kasus, dan delapan internal slot ekspansi.
THE APPLE III

The Apple III

Pada awal tahun 1980-an, Apple Computer menghadapi meningkatnya kompetisi dari perusahaan lain. Saingan Utama Apple Computer adalah Commodore. Namun hal tersebut tak berlangsung lama, setelah produsen computer tingkat mainframes, IBM, memasuki pasar. Walaupun Apple II telah dinyatakan siap platform karena Visicalc, Apple tetap menyiapkan Apple III untuk menyaingi IBM versi PC
XEROX PARC DAN LISA

LISA

LISA

Pada Desember 1979, Steve Jobs dan teknisi grup komputer Apple melakukan tur ke laboratorium Xerox PARC dan dengan disaksikan peneliti dari Xerox, mereka mendemonstrasikan GUI (Graphic User Interface) pada computer Alto. Pada saat itu Steve Jobs menyadari pentingnya GUI pada computer masa depan daripada menggunakan interface berbasis teks (misalnya, perbandingan perintah dengan command prompt dibandingkan dengan perintah pada layar windows yang lebih nyaman)

Dalam pakta kerja samanya Xerox memberika akses pada Apple untuk menggunakan fasilitas yang dimiliki oleh Xerox selama 3 hari sebagai kompensasi nilai tukar saham yang kala itu mencapai $ 1.000.000. Selama masa itu, para ilmuwan Apple mempelajari liku-liku dari GUI atau interface WIMP sehingga menghasilkan computer Apple yang pertama kali berbasis GUI dan diberi nama LISA (konon nama ini berasal dari putri pertama Steve Jobs yang merupakan kepanjangan dari Locally Integrated Software Architecture)

Hanya saja, Local Intregated Software Architecture atau LISA bisa dibilang sebagai produk gagal APPLE karena walaupun LISA sudah dilengkapi dengan mouse dan GUI (Graphical User Interface), LISA dibandrol dengan harga sangat mahal, sekitar $10,000 dan LISA tidak Compatible dengan produk sebelumnya yaitu Apple II sehingga gagal melakukan penetrasi pasar.
MAC 128K

MAC 128k

Diluncurkan pada tahun 1984 dan mampu mendobrak dominasi IBM dan DOS pada saat itu.
MAC II

MAC II

Setelah 3 tahun sejak kesuksesan MAC 128k, Pada 1987 APPLE kembali meluncurkan MAC II yang ditambahi dengan dipasangnya Floppy Disk Slot (disket) serta juga memakai HardDisk sebagai penyimpan data, selain itu MAC II juga didukung 8-bit/256 Color Video
MACINTOSH COLOR CLASSIC

Macintosh Color Classic

Komputer APPLE pertama yang layarnya berwarna, sudah ada Smiley icon-nya, dan pengaturan suara dan contrast melalui layar monitor.
MAC PORTABLE

Mac Portable

Dirilis Pada tahun 1989, nenek moyang MacBook ini dijual seharga kurang lebih $6,500, dengan berat 6kg juga dilengkapi dengan Trackball (Trackpad) dan dilengkapi dengan battery yang mampu bertahan selama 10jam
TAM (TWENTIETH ANNIVERSARY MACINTOSH)

TAM (Twentieth Anniversary Macintosh)

Sempat Dipromosikan melalui film Batman & Robin, dan sudah memiliki Sound Card dan Remote Control
IMAC

iMac

Konon kabarnya melalui iMac inilah APPLE dapat kembali bangkit dari kebangkrutan yang melandanya selama 2 tahun
MAC MINI

Mac Mini

Salah satu inovasi produk yang banyak kalangan menilai suatu kegilaan karena diproduksi tanpa menggunakan Keyboard, Mouse dan Monitor, dirilis pada tahun 2005 dengan harga $499
MACBOOK AIR

MacBook Air

Disebut-sebut sebagai komputer tertipis didunia dengan hanya seberat 1,5 Kg, Ketebalan bagian depan hanya 0,16 Inch dan bagian belakang 0,76 Inch. Yang menarik, casing laptop itu berbahan alumunium yang mudah didaur ulang dan komponen-komponennya dibuat dari bahan-bahan yang tak berbahaya.

Sumber : http://kabarit.com/2009/06/sejarah-apple-inc-yang-sensasional/

Monday, June 6, 2011

Pertemuan Soekarno dengan Marilyn Monroe, Adakah Skandal di Antara Mereka?

ImageSoekarno dan wanita adalah dua hal yang sulit dipisahkan.
Presiden pertama RI itu, yang hari lahirnya, 6 Juni, diperingati Senin ini, selalu dikaitkan dengan wanita. Dibanding presiden-presiden lain yang kemudian memerintah negeri ini, Soekarno memang paling banyak menikahi wanita. Totalnya 9 wanita, mulai dari Oetari hingga Heldy Djafar. Nama-nama lain meliputi Hartini, Inggit Ganarsih, Fatmawati, Yurike Sanger, hingga Dewi Soekarno.
Soal kegemarannya pada wanita, Soekarno suatu kali berkata, “Orang mengatakan Soekarno suka melihat perempuan cantik dengan sudut matanya. Itu tidak benar! Soekarno suka memandangi perempuan dengan seluruh bola matanya!”
Nah, salah satu perempuan yang suka dipandangi “Putra Sang Fajar” dengan seluruh bola matanya adalah seorang bintang Hollywood, tak lain tak bukan Marilyn Monroe, sosok legendaris yang terkenal karena keseksian dan kecantikannya.
Selama Mei 1956, Soekarno melakukan kunjungan ke Amerika Serikat. Dia bepergian di negeri Paman Sam dari New York, Utah, sampai Hollywood. Kedatangannya di setiap tempat mendapat liputan luas dari media setempat, sebuah hal luar biasa bagi pemimpin dari sebuah negara dunia ketiga. Tak terkecuali saat mengunjungi pusat perfilman dunia, Hollywood di California.
Di Hollywood, Bung Karno bertemu Marilyn, salah satu bintang film idolanya.
ImageMenurut penuturan Iwan Satyanegara Kamah di Koran Tempo, edisi Minggu, 3 Juni 2001, petemuan Soekarno dan Marilyn tak mungkin terjadi tanpa jasa Joshua Logan, sutradara film Bus stop. Saat itu Marilyn tengah sibuk syuting film tersebut bareng Logan.
Bos Motion Picture Producers Association kala itu, Eric Johnston mengadakan pesta di Beverly Hills Hotel, Hollywood untuk menyambut kunjungan Bung Karno. Sebetulnya, Marilyn tak diundang ke pesta itu. Namun, usai syuting Bus Stop hari itu, Logan mengajak Marilyn. “Saya ingin kau datang menemui sahabat saya nanti malam,” kata Logan pada Marilyn. Karena yang meminta sutradaranya, Marilyn manut. Padahal esok harinya dia akan berulang tahun ke 30 dan malam itu mesti terbang ke New York untuk sebuah acara.
Marilyn akhirnya datang ke pesta Soekarno mengenakan gaun hitam.Kehadirannya menjadikan suasana pesta lebih semarak. Apalagi, di pesta itu juga sudah hadir beberapa bintang Hollywood lain seperti Gregory Peck, George Murphy, dan Ronald Reagan yang kelak jadi presiden AS.
Soekarno yang mengetahui kedatangan Marilyn segera datang menghampiri aktris berambut pirang itu. Kedua sosok legendaris itu kemudian bertemu dan saling sapa. Mereka mengobrol dalam suasana penuh keakraban selama 45 menit. Layaknya dua sahabat yang lama tak bersua.
Marilyn mengungkapkan penyesalannya bahwa ia tak diundang. Soekarno, sementara itu, tak peduli apa Marilyn sebetulnya diundang atau tidak. Baginya, yang terpenting, sosok bintang film idolanya itu ada di depan matanya. “Tujuan saya datang ke Amerika, antara lain untuk bertemu dengan dia (Marilyn),” aku Soekarno kemudian hari.
Soekarno yang hobi nonton film—sampai-sampai ia punya bioskop khusus di istana—mengagumi Marilyn. Kepada sang pujaan, Soekarno tak kurang melontarkan pujiannya. “Anda seorang yang sangat penting dan sangat terkenal sekali di Indonesia,” kata Soekarno pada Marilyn.
ImageNamun, Marilyn tak terlalu kenal Soekarno. Dikiranya, Soekarno seorang bangsawan, pemimpin sebuah negeri dengan sistem kerajaan. Maka, alih-alih memanggilnya Mr. President (Tuan Presiden), Soekarno dipanggil “Prince” oleh Mailyn jadi “Pangeran” Soekarno! (Ah, atau pesona Soekarno saat itu malah membuatnya lebih pas dipanggil “Pangeran” ketimbang “Tuan Presiden”?)
Sebelum meninggalkan pesta, Marilyn berpose cukup lama dengan Soekarno di depan kamera. Bahkan bintang The Seven Year Itch yang menjadi model sampul edisi pertama majalah Playboy itu menyempatkan diri membubuhkan tanda tangan pada sejumlah rombongan asal Indonesia. Setelah pesta usai, Marilyn berpamitan dengan Bung Karno dan pergi.
***
Pertemuan antara Soekarno dan Marilyn Monroe kemudian meninggalkan kisah menarik yang berkembang jauh. Misalnya, catat Iwan Satyanegara Kamah, dalam buku Goddess: The Secret Life of Marilyn Monroe, yang ditulis Anthony Summers. Di buku itu ada bagian yang mengisahkan tentang affair antara Soekarno dan Marilyn, yang sulit dikonfirmasikan maupun kebenarannya patut diragukan.
Misalnya saja, dari penuturan Joshua Logan, sutradara Bus Stop yang mengajak Marilyn ke pesta itu, “Saya pikir mereka berdua (Marilyn dan Bung Karno) melakukan pertemuan lanjutan setelah pesta itu,” kata Logan.
Sampai di mana kebenaran pengakuan Logan ini sulit dilacak. Yang jelas, jadwal Soekarno di AS sangat padat. Setelah dari AS, dia melanjutkan kunjungan ke Kanada dan sejumlah negara Eropa.
ImageTapi bumbu cerita Soekarno dan Marilyn di buku Summers tak selesai hanya dengan kisah pertemuan di pesta Hollywood itu. Setelah perjuampan itu, Marilyn dikisahkan menelepon Soekarno secara pribadi. Bahkan, tulis Summers, Marilyn sangat mengkhawatirkan Bung Karno yang kerap digoyang lawan politiknya dengan menawarkan sebuah rumah di AS!
Benarkah semua itu? Atau hanya gosip Hollywood belaka? Entahlah. Yang jelas, Marilyn di kemudian hari juga digosipkan terlibat skandal cinta dengan Presiden John F. Kennedy. Saat Soekarno bertemu Marilyn, Kennedy hanyalah senator dari negara bagian Massachussetts. Jadi, kalau memang skandal Soekarno dengan Marilyn betul kejadian, Soekarno lebih dulu kencan dengan Marilyn ketimbang Kennedy.
Sejarah mencatat Soekarno kemudian akrab pula dengan Kennedy. Di buku otobiografinya Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, yang ditulis Cindy Adams, satu-satunya otobiografi Soekarno yang pernah ditulis, dia mengatakan begitu sedih ketika mendengar Kennedy dibunuh dengan tragis.
Tapi, Soekarno tak berkomentar tentang kematian Marilyn Monroe akibat menenggak obat tidur terlalu banyak pada 5 Agustus 1962. Sudah lupakah Bung karno pada pesona Marilyn di penghujung Mei 1956 itu? Atau, gosip skandal yang dihembuskan itu memang tak pernah ada? (tabloidbintang)

http://menarik.co/ragam/pertemuan-soekarno-dengan-marilyn-monroe-adakah-skandal-di-antara-mereka/

Wednesday, June 1, 2011

Inikah Tengkorak Mona Lisa Itu


Headline
 
Inikah Tengkorak Mona Lisa Itu?
- Rahasia di balik senyum teka-teki Mona Lisa, lukisan paling terkenal dunia, segera terpecahkan. Arkeolog mengklaim menemukan tengkorak wanita di lukisan itu. Seperti apa?

Di penggalian di Italia, arkeolog mengklaim berhasil menemukan tengkorak wanita yang berpose dalam mahakarya Leonardo da Vinci itu. Setelah pencarian dua pekan di biara yang telah ditinggalkan di Florence, tim penggalian menemukan tempat tersembunyi.

Makam di bawah biara St Ursula itu diyakini menjadi tempat peristirahatan terakhir Lisa Gherardini Del Giocondo, pemilik tengkorak itu. Istri saudagar sutra itu diyakini sebagai model hidup lukisan Da Vinci.

Selain tengkorak, tim juga menemukan serpihan tulang rusuk dan punggung. Jika ilmuwan dan seniman forensik bisa merekonstruksi wajahnya dan membandingkannya dengan lukisan 500 tahun Da Vinci, teka-teki senyum Mona Lisa bisa terpecahkan.

"Kami belum yakin tulang ini milik satu tubuh," ungkap keraguan arkeolog Silvano Vinceti mengingat di dekat ditemukannya tengkorak itu terdapat dua model tulang anak-anak lainnya. Untuk itu, ilmuwan akan melakukan tes DNA.

Lisa Gherardini meninggal pada 1542. Wanita ini merupakan istri saudagar sutra bernama Francesco del Giocondo. Dalam bahasa Italia, Mona Lisa juga dikenal sebagai La Giocondo. Kebanyakan ahli sejarah modern juga yakin Mona Lisa adalah Lisa del Giocondo.

Lisa del Gicondo menjadi biarawati setelah suaminya meninggal. Wanita ini meninggal 15 Juli 1542 di usia 63 tahun di biara tersebut. Sumber

Monday, May 30, 2011

Monalisa ternyata pasangan homo leonardo Da Vinci !

Monalisa ternyata pasangan homo leonardo Da Vinci !

Spoiler:


da Vinci yang diduga seorang hohoseksual mengekspresikan cintanya pada orang yang disayangi dalam representasi lukisan Monalisa


Vincenti semakin yakin bahwa Mona Lisa itu Caprotti, karena beberapa lukisan Leonardo juga terinspirasi dari dia, seperti lukisan St John the Baptist dan lukisan berjudul “Angel Incarnate”. Vinceti, yang juga ketua Komite Nasional Pelestarian Warisan Kebudayaan Italia, melihat beberapa kesamaan antara tiga lukisan karya Leonardo. Menurut Vinceti ciri yang mirip antara lain bentuk mulut dan hidungnya.

“Salai (Caprotti) adalah model favorit Leonardo,” kata Vinceti seperti dikutip dari laman Telegraph, Kamis (3/1). “Leonardo dengan jelas memasukkan ciri-ciri Salai di Mona Lisa.” Caprotti diperkirakan bekerja dengan Leonardo sekitar tahun 1490, ketika dia berumur 10 tahun. Dia kemudian menjadi asisten Leonardo selama 20 tahun. Caprotti dipanggil Salai atau Setan Kecil. Dia kerap menjadi subjek lukisan erotik dari maestro Renaissance tersebut.

“Salai sangat ganteng dan kemungkinan besar dia adalah pacar Leonardi,” kata Vincetti. “Dia suka mencuri dari Leonardo dan menyebabkan banyak masalah, tapi Leonardo selalu memaafkannya.” Namun beberapa sejarawan tak mempercayai dan bersifat skeptis atas klaim Vincetti. Pietro Marani, penulis beberapa buku tentang Leonardo mengatakan, teori Vincetti itu tidak berdasar.

Sebelumnya, beberapa ilmuwan dan sejarawan yakin lukisan maha karya Leonardo da Vinci adalah sebuah potret diri dengan senyum

Sejarah Jakarta di Pulau Onrust

Sejarah Jakarta tak hanya bisa dipelajari dari daratan, tapi juga Kepulauan Seribu. Salah satunya adalah dengan mengunjungi Pulau Onrust, yang merupakan pusat hiruk-pikuk masa lalu itu. Sisa-sisa kejayaannya dapat dinikmati dengan berperahu lima belas menit dari pesisir Jakarta. Nonton TV online

Pulau Onrust


Dinamai dengan kata Belanda yang artinya tanpa istirahat, Pulau Onrust memegang peran penting dalam sejarah Batavia. Pada abad 16, pulau ini adalah tempat peristirahatan raja-raja Banten. Setelah Belanda datang, pulau ini dimanfaatkan sebagai aset guna memperkuat pendudukan mereka.

Fungsi pulau ini terus berubah sesuai kondisi politik Jakarta — yang juga selalu berubah. Tercatat, pulau ini pernah menjadi dermaga, benteng, gudang mesiu, hingga tempat penggergajian kayu dan bengkel bagi kapal-kapal yang rusak.

 Pulau Onrust sebenarnya bukanlah pulau yang bersahabat bagi para penjelajah. Cuaca tropis yang panas dan kondisi pulau berhutan lebat adalah salah satu alasannya. Tak heran, ada mitos bahwa penghuni pulau ini akan mati muda.

Sebuah buku medis yang ditulis Thomas dan George Underwood pada tahun 1827 menjelaskan tentang ekspedisi tentara kerajaan Inggris ke Batavia pada Agustus 1800. Disebutkan, terdapat 12 resimen tentara (127 personel) yang mendarat di Pulau Onrust dalam keadaan sehat. Karena penyakit misterius, hanya 62 yang kembali. Sisanya tewas tanpa sempat berperang.

Mitos mati muda ini juga diperkuat dengan reruntuhan kuburan Belanda di ujung pulau. Beberapa nisan yang masih utuh menunjukkan, penghuninya wafat sebelum berusia 30 tahun. Di nisan milik Johanna Kalf, istri penguasa, malah tertulis bahwa dia meninggal dalam usia 25 tahun.

Sejak abad 16, pulau ini dibangun, dihancurkan, dibangun kembali, lalu hancur tak berpenghuni. Pada masa kemerdekaan, pulau ini dijadikan tempat karantina penyakit menular. Sejak tahun 1970-an, pulau ini terabaikan. Bangunannya dibongkar dan menyisakan puing-puing.

Kini hanya ada sisa fondasi benteng kuno, serta asrama haji dari masa akhir pendudukan Belanda.

Kuburan, reruntuhan dan bayangan dari pepohonan yang tumbuh subur membuat pulau ini menampakkan suasana kelam. Sejarah yang penuh liku itu akhirnya tersimpan dalam diamnya reruntuhan dan pepohonan. 

Pulau Cipir alias Kuiper


Bila Anda mengunjungi Pulau Onrust, jangan lupa mampir ke Pulau Cipir yang terletak di sebelahnya. Kedua pulau ini tadinya dihubungkan dengan sebuah jembatan apung — yang reruntuhannya masih bisa terlihat di Cipir sementara di Onrust sudah musnah sama sekali.

Sebagian besar Pulau Cipir berisi reruntuhan asrama haji. Meski hanya tinggal dinding dan lantai, kondisi reruntuhannya masih lebih baik dibandingkan dengan Pulau Onrust.

Pulau Cipir sangat kecil dan bisa dikelilingi hanya dalam beberapa menit.
 Sumber