Polisi menemukan telepon seluler yang digunakan untuk mengirim foto-foto tersebut. Telepon itu diduga milik Benzema.
Keluarga gadis tersebut menelepon polisi setelah si gadis berhubungan lewat fasilitas ngobrol di Facebook mengenai sepak bola dengan seseorang yang memakai nama samaran “Karim Benze”. Orang itu diduga adalah Karim Benzema.
Sang gadis pun menerima pesan-pesan cabul dan sebuah foto ‘barang pribadi’ seorang pria.
“Benze” menceritakan kepada si gadis mengenai Real Madrid dan liburan di sebuah pulau di Samudra Hindia, Reunion, tempat ia tinggal. Benzema, 23 tahun, pernah ke pulau itu saat merayakan ulang tahunnya pada Desember 2009.
Tuduhan tindakan seperti itu bukan pertama kali dialamatkan ke Benzema. Penyerang asal Prancis tersebut dituding berhubungan intim dengan seorang pelacur di Paris yang masih belia.
Benzema sendiri membantah tuduhan tersebut dan tudingan mengirim foto porno ke gadis berusia 14 tahun. Menurut Benzema, foto porno tersebut dikirim dari seseorang yang membajak akun Facebook miliknya. Namun, pejabat di Reunion tetap menyelidiki kasus tersebut.
Semalam, sumber kepolisian Prancis mengungkapkan bahwa telepon yang digunakan “Karim Benze” adalah salah satu dari barang-barang yang digunakan para staf di Real Madrid termasuk para direktur dan pemain. Sumber dari Kepolisian Prancis mengatakan: “Telepon itu milik klubnya.” Pihak Real Madrid belum berkomentar mengenai kasus tersebut. (tempo)
No comments:
Post a Comment