Saturday, June 11, 2011

Misteri Penyakit Keringat Darah Dora

Penyakit langka yang diderita Dora Indrianti Tri Murni, mengeluarkan keringat darah dari pori-pori kepalanya kemungkinan didapatkan Dora ketika masih berada di dalam kandungan ibunya.

"Kemungkinan ada beberapa penyebab terjadinya kelainan fungsi trombosit pada Dora saat ia masih dalam kandungan. Pertama adanya infeksi penyakit yang diderita ibunya saat mengandung Dora, karena mengandung Virus. Dan itu bisa saja menyebabkan terganggunya kelainan fungsi trombosit pada waktu Dora masih janin maupun setelah Dora dilahirkan," kata salah satu dokter Rumah Sakit Polri, dr. Adi Widodo, SpOG saat berbincang dengan www.today.co.id di Jakarta, Kamis (9/6/2011).

Selain itu, faktor makanan, obat-obatan atau suplemen yang dikonsumsi ibu Dora selama ibu Dora mengandung tanpa melakukan konsultasi sebelumnya dengan dokter, bisa menjadi kemungkinan lain penyakit yang Dora mendapatkan penyakit tersebut. "Konsultasi mengenai konsumsi obat-obatan pada dokter kandungan sangatlah penting karena dapat menyababkan terganggunya fungsi trombosit," tegasnya.

Ia pun tak menampik, penyakit yang diderita Dora berkaitan antara penyakit Lupus dengan Trombopati. "Mungkin berhubungan bahwa penyakit lupus dapat menyebabkan Trombopati, karena kedua penyakit ini sama-sama memiliki fungsi kelainan pada trombosit, tetapi semua ini harus dilakukan pemeriksaan lagi oleh pihak Tim dokter," tukasnya.

Kemungkinan almarhum ibu Dora mengonsumsi obat-obatan juga dibenarkan tim dokter RSCM yang merawat Dora. "Ada kemungkinan ibu Dora mengkonsumsi obat-obatan, tetapi tidak mungkin kita tanyakan karena ibunya sudah meninggal," terang salah satu Tim Dokter, dr.Andika Rachman, Spesialis Hematologi di RSCM, Rabu (8/6/2011) kemarin.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, menjenguk Dora Indrianti Tri Murni, setelah beberapa jam gadis 25 tahun yang sering mengeluarkan keringat darah dari pori-pori kepalanya setelah tiba di RSCM Jakarta pukul 15.30 WIB dari Padang, Sumatera Barat.

Saat ini, Dora dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) lantai 8 RSCM. "Permasalahan yang dialami Dora sedang dipelajari dengan dokter yang bersangkutan. Kondisinya lelah dan kecapaian. Sekarang pakai selang infus. Darahnya sudah tidak mengalir lagi," ungkap Endang usai menjenguk Dora kepada wartawan di IGD RSCM Rabu, (8/6/2011).

Mengingat Dora masih harus meneruskan kuliahnya di Universitas Bung Hatta Padang, kata Menkes, kemungkinan Dora dirawat di daerah bila hal tersebut memungkinkan. Namun, tegas Menkes, bila darah terus keluar dari pori-pori Dora, kemungkinan ia membutuhkan transfusi darah. Pasalnya, selain dari pori-pori di kepala, darah juga sering mengalir dari telinga, hidung dan mulutnya.

Namun, Menkes belum bisa memastikan apakah penyakit yang diderita anak pertama dari tiga bersaudara itu, bisa disembuhkan atau tidak. Kelainan yang dialami Dora secara umum dinamakan trombopaty, namun nama spesifiknya belum diketahui. Menkes memprediksi kemungkinan kasus yang diderita Dora adalah sama seperti thalassemia.

Mengenai pembiayaan, Menkes menyatakan semua biaya perawatan Dora selama dirawat di RSCM akan dibiayai pemerintah. "Pemerintah akan menanggung dana dari perawatan pasien, dan dana yang dipakai adalah dana sosial serta Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas)," terangnya.

Sementara Direktur Utama RSCM, Prof. Akmal Taher mengatakan, pihaknya sudah membuat tim dokter dalam menangani masalah tersebut. "Kami sudah membuat tim untuk menangani kasus ini, yang terdiri dari lima dokter dan bagian Hematologi akan melakukan diagnosa awal dalam mendiagnosis penyakit yang diderita Dora. Pemilihan dokter ini karena terjadi kelainan Trombosit dalam tubuh, dan bagian hematologi yang bertanggung jawab," tuturnya.


No comments:

Post a Comment